Education

(Updated 2019) Beasiswa POSCO Asia Fellowship

SUKAKOREA.COM – Beasiswa merupakan salah satu cara untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi dengan tanpa mengeluarkan uang hampir sepeser pun. Tidaklah mengherankan apabila banyak orang yang berlomba-lomba menunjukkan kapabilitasnya dalam suatu bidang agar bisa mendapatkan beasiswa di negara yang mereka tuju. Dewasa ini ada banyak sekali beasiswa yang ditawarkan dari pemerintah, kementerian, institusi sampai dengan perusahaan dari berbagai negara. Negara-negara yang paling sering memberikan beasiswa contohnya Inggris, Australia, Jepang, Jerman, Cina, Belanda, Korea, dan lain sebagainya. Beasiswa yang ditawarkan oleh negara-negara tersebut pun bervariasi, dari yang menawarkan partial scholarship, sampai dengan full scholarship dengan jenjang program pendidikan sarjana, pascasarjana, doctoral bahkan exchange program.

Khusus untuk thread kali ini membahas tentang beasiswa yang disediakan oleh Korea Selatan. Sebagai salah satu negara tujuan belajar oleh banyak orang. Reputasi Korea Selatan dalam bidang pendidikan sudah tidak perlu diragukan lagi. Pemerintah Korea Selatan selalu menggelontorkan setengah dari budget tahunan mereka untuk pendidikan. Ditambah lagi reputasi negara tersebut dalam bidang teknologi, riset, dan sosial, membuat Korea banyak dilirik oleh para pelajar Indonesia. Menurut NCEE, Korea memiliki peringkat ketujuh untuk membaca dan matermatika serta ke-sebelas untuk scienceĀ http://ncee.org/what-we-do/center-on-international-education-benchmarking/top-performing-countries/south-korea-overview/.

Untuk masalah teknologi, jangan diragukan lagi. Sebagai salah satu negara OECD, Korea adalah salah satu negara pelopor untuk bidang teknologi. Sebut saja Samsung yang menjadi salah satu saingan Apple dalam bidang smartphone dan R&D yang sudah maju membuat Korea banyak dikunjungi oleh para pelajar dari berbagai belahan dunia. Tahu bahwa negaranya memiliki daya tarik yang luar biasa, pemerintah Korea serta perusahaan Korea menyediakan beasiswa yang bisa ditawarkan seperti contohnya KGSP (Korean Government Scholarship Program) dari pemerintah Korea Selatan, beasiswa KAIST dari universitas KAIST, beasista untuk program sarjana dari perusahaan rokok KT&G, beasiswa pascasarjana dan doctoral dari POSCO Foundation, dan lain sebagainya.

Tidak seperti beasiswa KGSP yang selalu kebanjiran pendaftar beasiswa, tidak begitu banyak orang yang tahu mengenai beasiswa yang ditawarkan oleh POSCO TJ Park Foundation. TJ Park sendiri berasal dari nama pendiri perusahaan POSCO yaitu Park Tae Joon. POSCO TJ Park Foundation adalah yayasan yang bernaung di bawah perusahaan baja Korea, POSCO. Seperti yang sudah diketahui bahwa di Indonesia, POSCO bekerja sama dengan Krakatau Steel dan membangun pabrik baja di Cilegon. Nah, POSCO TJ Park Foundation ini tiap tahunnya membuka pendaftaran beasiswa pasca sarjana dan doctoral untuk bidang science, ekonomi, sosial, dan sastra, yang diberi nama POSCO Asia Fellowship. Untuk penjelasan lebih lengkap, bisa mengunjungi website Posco TJ Park FoundationĀ http://postf.org/en/main.do

POSCO ASIA FELLOWSHIP TERBARU 2019

Posco Asia Fellowship ini diperuntukkan bagi mahasiswa Asia saja. Setiap tahun kira-kira ada 30 orang mahasiswa yang berasal dari negara Asia yang terpilih untuk program POSCO Asia Fellowship ini dan melanjutkan studi S2nya di universitas Korea yang sudah bekerja sama dengan Posco TJ Park Foundation. Sebelum tahun 2019, beasiswa POSCO Foundation bekerja sama dengan beberapa Universitas terutama GSIS (Graduate School of International Studies) sehingga universitas yang dapat diapply terbatas saja. Namun, di awal tahun 2019, kebijakannya berubah.

  • Pendaftar beasiswa POSCO dapat mendaftar di universitas manapun di Korea namun diprioritaskan top university seperti SNU, Korea University, Yonsei University, Sogang University, Ewha University dan lainnya.
  • Pendaftaran beasiswa kali ini terpisah dengan universitasnya dan diberikan kesempatan sampai dengan Spring semester 2020 bagi yang ingin mendaftar universitas. Maksudnya, apabila sudah diterima beasiswa POSCO, maka batas waktu yang diberikan untuk melamar universitasnya adalah sampai dengan Spring Semester 2020. Jadi, pendaftar bisa masuk universitas yang diinginkan pada fall semester 2019 atau spring semester 2020.

Berbeda dengan beasiswa pemerintah Korea Selatan KGSP, beasiswa Posco Asia Fellowship tidak mewajibkan penerima beasiswanya untuk sekolah bahasa terlebih dahulu karena program yang dituju memakai Bahasa Inggris. Sayangnya lagi, POSCO Asia Fellowship tidak mengcover biaya sekolah bahasa sehingga apabila pelamar tetap ingin belajar Bahasa Korea, harus pakai uang sendiri. Posco Asia Fellowship pun tidak hanya mengcover 100% biaya kuliah tapi juga memberikan uang saku sebesar 1,000,000 won per bulan. Uang saku ini sudah termasuk uang buku, tempat tinggal, dan keperluan sehari-hari.

Beasiswa akan diberikan selama penerima beasiswa berada di Korea dan terus mengikuti kegiatan perkuliahan. Apabila penerima beasiswa meninggalkan Korea karena alasan pulang kampung ke Indonesia atau jalan-jalan ke luar negeri, maka living allowance bulanannya akan dikurangi sesuai dengan jumlah hari keluar dari Korea. Informasi ini bisa didapatkan dari exit and entry permit yang nantinya akan diminta oleh pihak POSCO TJ Park Foundation.

Untuk info lebih lanjut bisa langsung menghubungi pihak POSCOnya.